| Hubungi Kami Sekarang di (0274) 551929 atau (0274) 589751 atau (0274) 8339191 Setiap Hari Pukul 09.00-21.00 WIB  | |  HARI MINGGU DAN LIBUR NASIONAL PERIGIGI TETAP BUKA !!!  | |  Telah Dibuka Peri Gigi Bintaro CBD Emerald Blok CE/A No.1 Boulevard Bintaro Jaya, LG Floor no. 108 Perigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten  | 
Mitra Peri Gigi
Dapatkan konsultasi Online gratis dari Klinik Peri Gigi yang disediakan untuk mitra Peri Gigi dengan meng-klik salah satu logo mitra dimana anda adalah member atau karyawan dari salah satu mitra kami. Silahkan hubungi Mitra kami untuk mendapatkan Username dan password untuk dapat melakukan konsultasi online Gratis Peri Gigi.

Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/negeripe/perigigiku.com/includes/config.php on line 8
Tips agar anak mau ke dokter gigi

Membujuk anak ke dokter gigi itu gampang-gampang susah. Perlu kerjasama antara orangtua dan dokter gigi agar anak mau periksa ke dokter gigi.

 

Drg. Bonita Putri Arinida, pakar kesehatan gigi dari D’Gigiku Kids di Bandung mengatakan bahwa butuh keahlian tersendiri untuk menangani pasien anak. Tiap anak bisa beda cara menanganinya.

 

“Dokter gigi harus bisa menumbuhkan rasa nyaman pada anak. Tapi itu butuh kesabaran lebih karena pasien anak butuh waktu adaptasi lebih lama dari pasien dewasa,” ujar lulusan Universitas Padjajaran ini.

 

Bagi drg. Bonita, kesan pertama anak terhadap dokter gigi sangat penting. Karenanya ia berusaha membangun hubungan dengan si anak sejak awal.

 

“Caranya bisa dengan diajak ngobrol mengenai sekolahnya. Bisa juga mengenalkan alat-alat yang akan digunakan untuk memeriksa gigi si anak atau hal-hal seputar gigi,” papar drg. Bonita.

 

Jika cara tersebut kurang berhasil, Bonita punya senjata lain berupa boneka, permainan, atau saluran televisi khusus anak. Apalagi klinik tempat ia praktek termasuk yang sudah dilengkapi dengan fasilitas tersebut.

 

Meski demikian, drg. Bonita mengaku kalau cara-cara tersebut tak selalu berhasil. Ada kalanya anak terlalu takut dan menolak keras untuk diperiksa.

 

“Ada yang sampai tak mau buka mulut. Ada juga yang tak mau dicabut pakai tang hingga diperlukan tiga kali kunjungan untuk cabut satu gigi. Yang seperti itu kan tidak efisien,” papar drg. Bonita.

 

Sebetulnya, lanjut drg. Bonita, ada cara lain untuk membangun rasa nyaman anak terhadap dokter gigi. Hal tersebut adalah rutin periksa tiap enam bulan sekali.

 

"Tanpa menunggu sakit gigi, harusnya dibawa ke dokter gigi tiap enam bulan sekali. Kalau sudah biasa, anak jadi tidak takut dengan dokter gigi," ucap drg Bonita.

 

Hal ini diamini oleh Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia Cabang Jakarta, Dr. Eva Fauziah, drg., Sp.KGA. Ia mengakui bahwa dokter gigi butuh ‘bantuan’ orangtua untuk urusan tersebut.

 

“Jangan tunggu sakit. Nanti anak bisa takut atau bahkan trauma dan masalah giginya jadi lebih sulit ditangani,” imbuh Dr. Eva dalam Media Briefing Bulan Kesehatan Gigi 2016 di Jakarta beberapa waktu lalu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber :

http://kom.ps/AFvs8d

Konsultasi
Testimoni
Thomas,Ireland
It was a great experience of having my dental problem fixed in this wonderful clinic, keep up the good work

Uli Auliani,Jakarta
PeriGigi Is Always The Best

DJ Delizious Devina,Jakarta
Perigigi is My Peri

Wenda,Jakarta
Bleaching di PeriGigi ga pake lama dengan hasil memuaskan! thanks ya perigigi ^_^

Hikman,Kal-sel
Gak rugi jauh-jauh datang dari Kalsel, puas bangettt, makasih perigigi...!!!

Daftar Antrian
Follow us:
 
Kontak Kami:
PERI GIGI Yogyakarta
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo kav 44 C
0274 - 8339191 / 0274 - 589 751
 
Konsultasi Online:
 
Jumlah Pengunjung: