Kapan waktu yang tepat mengajak anak ke dokter gigi? Pertanyaan demikian sering terlontar dari orang tua. Jawabannya biasanya adalah sedini mungkin.
Perlu untuk diperhatikan bahwa kunjungan putra-putri anda ke dokter gigi tidak harus untuk perawatan tertentu. Anak-anak masih dalam tahap belajar dan memahami dunia di sekitarnya. Nilai pertama yang tertanam di benak mereka adalah dasar dari semuanya. Dr. Seto Mulyadi atau Kak Seto mengatakan bahwa lingkungan membawa dampak besar dalam persepsi anak. Jika anak nakal atau penakut maka pertama kali lihat dunia sekitarnya. Artinya bagaimana upaya pengkondisian awal anak terhadap sesuatu adalah segalanya.
Jika demikian jadikan kunjungan ke tempat praktik dokter gigi untuk anak harus menyenangkan. Bagaimana agar menyenangkan? Ajaklah anak anda untuk "Rekreasi" ke praktik dokter gigi.
Memang terlihat lucu tapi memang demikian jika ingin mengkondisikan benak anak. Bagaimana cara berekreasi di klinik dokter gigi?
Pertama kali, kadang sebagai orang tua, ada rasa enggan atau malas mengaja anak ke dokter gigi. Jika ada singkirkan, semua ini demi kebaikan buah hati anda. Atau mungkin dari pihak orang tualah ketakutan itu berasal. Hal ini berhubungan dengan lingkungan seperti yang dikemukakan oleh Kak Seto. Sekali lagi singkirkan. Buatlah kesan seolah-olah anda sebagai orang tua rajin ke dokter gigi.
Kedua, buatlah ajakan yang positif. Tidak dengan paksaan dan buatlah seolah-olah pergi ke dokter gigi adalah kegiatan yang biasa saja, seperti halnya ke mall atau bioskop.
Ketiga, cari informasi mengenai klinik gigi yang chidren friendly , klinik gigi yang tidak seram dan memiliki aura yang menyenangkan. Klinik gigi yang dokter giginya tidak horor dan kaku. Mengetahuinya sangat mudah, rasakan kesan yang anda tangkap dan bagaimana diri anda bereaksi terhadap suasana klinik tersebut.
Keempat, berjanjilah pada diri anda sebagai orang tua bahwa anda tidak akan membuat anak anda sendiri merasa tidak nyaman walaupun bertujuan baik. Misalnya, memaksakan kehendak bahwa anak anda harus segera dilakukan perawatan walaupun dokter mengatakan bahwa sebaiknya perawatan ditunda. tentu saja pada beberapa kasus memang ada yang harus dilakukan tindakan, walaupun demikian pendekatan yang dilakukan tetap harus perlahan dan positif
Demikian yang harus dipahami dan dilakukan terhadap anak anda. Pemaksaan berlebihan hanya akan menyisakan trauma yang berkepanjangan. Perawatan di kemudian hari akan jauh lebih sulit jika sedari awal tidak dilakukan pendekatan yang tepat. dms
dok, jika pasang behel itu berapa ya ? aman enggak beli b ...




